Jumat, 20 Mei 2011

Kepribadian

0

Assalamuallaikum Wr Wb

Bagi para Ukhi dan Akhi yang sedang mengangur dan bersuka cita lahir dan batin mau membaca blog ane.
Di Postingan ane yang ke dua ini, ane mau nulis tentang Kepribadian seseorang, Kalau kita lihat kepribadian orang orang tidak berbeda beda, tapi juga ada sih orang yang memiliki kepribadian yang hampir sama.
Apa sih yang di maksud kepribadian? Kalau menurut ane kepribadian itu adalah sifat sifat dasar yang melekat pada diri seseorang, layaknya seperti perangko sama surat.
Kepribadian bermacam macam, kalau yang saya tahu kira kira ada kepribadian orang yang menyebalkan, menjengkelkan, menyedihkan, menyenangkan, dst.
Tapi cara kita mengetahui kepribadian seseorang itu adalah dari cara pandang kita sendiri, cara pandang orang pun berbeda beda, kadang kadang ada yang menilai berdasarkan perasaan mereka saat itu, misalnya kalau suasana hatinya lagi ga enak, ya cara pandangnya pasti akan berubah pada saat saat tertentu dan pada orang orang tertentu.
Kalau kepribadian orang yang menyebalkan dapat di sebabkan 2 faktor ( di lihat dari sudut pandang saya ):
1) Memang dikarenakan sifatnya yang pada dasarnya memang menyebalkan -_-"
2) Dapat di karenakan wajahnya yang emang udah bawaan lahirnya ( entah kenapa kalau ngeliat mukanya ada rasa kesal, andaikan wajahnya bisa diubah udah ane ubah dah, dengan cara apapun mulai dari operasi plastik, vermak levis, ataupun ketok magic, itu pun kalau wajahnya emang bisa berubah )
Hmmm Kalau kepribadian orang yang menjengkelkan dapat juga termasuk dalam lingkup orang yang menyebalkan (^_^)
Nah tapi beda lagi sama kepribadian orang yang kepribadiannya menyedihkan, tapi ane ga tau menyedihkan itu termasuk karakter kehidupan atau bukan dan ane ga bisa ngejelasin karakternya.
Kalau kepribadian yang menyenangkan itu adalah kepribadian orang suka menghibur ( mungkin ).
Kadang kadang banyak orang yang menilai kepribadian orang lain tapi dia sendiri tidak pernah menilai kepribadiannya sendiri, seharusnya sebelum ia menilai kepribadian seseorang nilai dulu kepribadian dia sendiri.
Cara menilai kepribadian sendiri ada banyak cara, mulai dari bercermin di depan cermin atau sejenis alat yang di gunakan untuk memantulkan bayangan diri,lalu tanyalah diri sendiri bagaimana kepribadian diri ente, Tetapi kalau di perhatikan ini adalah cara yang aneh dan tidak wajar dan sejujurnya ane ga pernah melakukan ini --v, dari pada bercermin langsung aja tanya orang bagaimana sifat ente selama ini, hmmm tapi kalau di lihat ini adalah cara yang ekstrim. Karena ane ga tau caranya lebih baik cari di Google.
Ada tambahan sedikit nih, ada lagi sifat orang yang mudah marah atau dapat kita sebut darah tinggi, penyebabnya tidak dapat di ketahui kenapa, tapi ada kemungkinan yang pertama dia temasuk penderita hipertensi, yang ke dua emang suasana hatinya lagi ga bagus mungkin, ciri ciri orang yang suasana hatinya ga bagus :
1) Mata menyipit.
2) Pandangan yang penuh amarah.
3) Bibir maju sedikit dan turun, kira kira bentuknya seperti huruf U di balik.
4) Dahi yang di kerutkan.
5) Nada bicara dalam/menusuk.
6) Dan jika dia adalah orang yang jujur maka ia akan berkata " Ihhh, aku lagi kesel nih!!" ( nadanya di ucapkan dengan melimpahkan seluruh amarah ) atau jika ia termasuk orang yang pemalu ia akan berkata "Ga apa apa" ( biasanya di ucapkan dengan nada kesakitan atau kesedihan )
Jika anda menemukan orang dengan ciri ciri di atas lebih baik berdiam diri dengan tujuan tidak ikut campur, tertawa dengan nada datar, menghibur orang tersebut ( orang yang berhati mulia :') ).
Yak sekian tips tips tidak berarti dari saya...
Wassalamuallaikum Wr Wb

Kamis, 19 Mei 2011

Kecurangan

0

Assalamuallaikum Wr wb , Ya Ukhwah!
Mencontek?, Mencontek adalah suatu perbuatan yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dengan cara yang tidak baik. Kalau di teliti pasti banyak sekali orang orang yang pernah mencontek, apalagi anak anak sekolah, baik itu SD, SMP, maupun SMA dst. Tindakan mencontek dapat juga di bilang adalah tindakan kecurangan atau kelicikan, jika saya lihat berdasarkan lingkungan sekitar hampir semua orang setiap hari ada yang mencontek, kalau di perhatikan antara kalimat "Tiada Hari Tanpa Membaca " dan " Tiada Hari Tanpa Mencontek " layaknya seperti dua kalimat yang lafalnya cocok tapi maknanya 180 derajat berbeda.
Saat saat atau dapat kita sebut dengan waktu yang tepat untuk mencontek kebanyakan adalah pada saat waktu ujian atau ulangan atau evaluasi dsb, tetapi juga ada saat mencontek pagi pagi ketika seseorang lupa untuk mengerjakan pekerjaan rumahnya, hmmmm dari pada di sebut sebagai sistem mencontek lebih cocok di sebut sebagai tradisi untuk mencontek.
Mencontek di bedakan menjadi dua bagian yaitu yang pertama adalah mencontek secara individu dan mencontek secara berkelompok. Mencontek secara individu adalah tradisi mencontek bagi orang orang yang merasa terdesak atas ketidaktahuannya akan jawaban dari soal yang dia terima, ciri ciri orang yang akan mengambil tindakan mencontek individu adalah berkeringat dingin di karenakan ketegangan yang tidak terkendali, melirik kanan atau kiri dengan perasaan yang tidak bersalah atau innocent, biasanya mengajak orang yang duduk di belakang, depan atau samping tentang topik yang sudah basi atau kadaluarsa biasanya ia akan mengucapkan "Udah selesai belum? " atau "Udah sampai nomor berapa ?" atau "Susah Banget yak!" ( biasanya kata kata ini di sertai dengan ekspresi tergesa gesa dan waspada akan guru yang berjaga di depan ).
Lalu saya akan lanjut menjelaskan Tradisi mencontek secara berkelompok, tradisi ini biasanya di lakukan secara berkoloni yang terdiri atas berbagai macam suku. biasanya mereka dari awal sudah berniat untuk saling bekerja sama, alasan mereka bekerja sama adalah kekhawatiran yang berlebihan di karenakan ketidak sanggupannya dalam belajar. Ketika ulangan di mulai lalu ketika ia menemukan nomor yang sulit maka mereka akan saling bertanya akan jawaban dari nomor yang sulit itu, biasanya kata kata yang akan mereka ajukan adalah "Ehhh, Nomor * jawabannya apa? " ( biasanya di katakan dengan suara yang pelan ) atau kadang kadang mereka akan memakai bahasa isyarat ( biasanya dengan menggunakan tangan atau alat indra lainnya seperti contohnya mata, jka ia akan menggunakan mata sebagai alat berkomunikasinya dalam melaksanakan tradisi ini biasanya ia akan berkedip untuk menunjukan jawaban maupun soal, tetapi kalau di tilik cara ini sangatlah ekstrim dan sulit untuk di mengerti)
Ciri - ciri orang yang akan melakukan tindakan kecurangan :
1) Memiliki ekspresi yang tegang.
2) Keluarnya keringat dingin.
3) Atmosfer di sekelilingnya terlihat berbeda.
4) Nervous yang berlebihan
5) Kekhawatiran tidak terkendali.
6) Pencernaan terganggu yang masih tidak di ketahui penyebabnya. -___-"
7) Memiliki gerakan yang mencurigakan dan misterius
8) Wajahnya terlihat abstrak kalau di tilik lebih lanjut.
9) Tingkat kewaspadaan yang meninggi. ( Sepertinya )
10) Masih dalam masa penelitian
Jika kita lihat lebih lanjut banyak sekali ciri cirinya, ingat "Waspadalah jika sedang ulangan, mereka selalu ada di sampingmu"...
Terima Kasih, Maaf jika saya banyak kesalahan -___-"
Wassalamuallaikum Wr Wb